Meranti  merupakan salah satu jenis kayu khas daerah tropis yang cukup terkenal. Dan kayu ini juga termasuk salah satu jenis kayu komersial yang banyak peminatnya.

 Di Indonesia, kayu meranti berasal dari beberapa daerah yakni Sumatra, Kalimantan, Maluku, dan beberapa juga ada yang berasal dari Sulawesi. Dan dari keempat daerah itu, Kalimantan merupakan daerah penghasil kayu meranti yang paling bagus dari pada tiga daerah lainnya, sehingga orang-orang banyak yang menyebut meranti sebagai kayu kalimantan.

 Meranti tergolong kayu keras berbobot ringan sampai berat-sedang. Menurut kekuatannya, jenis-jenis meranti  dapat digolongkan dalam kelas kuat II-IV, sedangkan keawetannya tergolong dalam kelas III-IV. Kayu ini tidak begitu tahan terhadap pengaruh cuaca, sehingga tidak dianjurkan untuk penggunaan di luar ruangan dan yang bersentuhan dengan tanah. Namun kayu meranti merah cukup mudah diawetkan dengan menggunakan campuran minyak diesel dengan kreosot.

 Kayu ini lazim dipakai sebagai kayu konstruksi, panil kayu untuk dinding, loteng, sekat ruangan, bahan mebel dan perabot rumahtangga, mainan, peti mati dan lain-lain. 

 

 Resiko Kembang susut pada Kayu Meranti oven cukup kecil sehingga biasanya dipakai untuk Kusen, Pintu dan Furniture yang di Finish menggunakan Duco.

 

 

Sumber : Wikipedia dengan perubahan